Jl. Tanah Baru Raya Gg. Anggrek No.80 Rt.002/Rw.005 Tanah Baru,Telp(021)292-08974, Beji-Depok-16426

[email protected]

Berita

Korek Api Matematik

 Apakah yang terbayang saat kita pertama kali mendengar kata “KOREK API”. Tentu saja sebuah batang kayu kecil yang berguna untuk memantik api. Begitu pun yang terlintas di pikiran siswa saat guru membawanya saat pelajaran Matematika. Mereka dengan spontan bertanya,

Kita mau membakar apa Bu?
Mana lillinnya Bu?

Saya nyalakan ya, Bu..

Bagaimana cara mainnya, Bu?

Siswa sangat antusias  setelah mengetahui bahwa korek api yang dibawa itu akan digunakan untuk belajar penjumlahan dan pengurangan dalam Matematika.

 

Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam permainan korek api Matematika adalah :

-          Lembar soal penjumlahan matematika

-          Lembar soal pengurangan matematika

-          5 bungkus korek api  untuk dipergunakan oleh  10 siswa


Permainan korek api Matematika ini terbagi menjadi 3 sesi, sebagai berikut :

Pada sesi pertama, siswa mengerjakan soal-soal penjumlahan dan pengurangan bertingkat dari lembar kerja yang sebelumnya telah disiapkan oleh guru. Korek api tersebut digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Dari sesi ini, siswa dilatih untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan ketelitian dalam bekerja.

 

Sesi kedua, guru memberikan tantangan pada siswa untuk membuat susunan korek api menjadi sebuah bentuk perahu layar, dan mencatat berapa banyak batang korek api yang dibutuhkan . Kemudian, guru meminta siswa untuk menghilangkan bagian layar perahu tersebut, dan menghitung sisa korek api yang masih digunakan. Dari sesi kedua ini siswa mendapatkan sebuah soal matematika, berapa banyak korek api yang hilang saat bagian layar perahu ditiadakan. Siswa yang berani mengerjakan soal tantangan dengan baik akan mendapatkan reward berupa bintang yang dapat ditukarkan dengan hadiah yang telah tersedia di kantor guru. Dalam sesi kedua ini, siswa dilatih untuk mengembangkan daya imajinasi dan kreativitasnya, serta merangsang dan daya tangkap siswa dengan lebih baik.

 

Pada sesi terakhir, siswa diminta membuat susunan huruf membentuk nama mereka masing-masing menggunakan korek api. Dan selanjutnya mencatat berapa banyak korek api yang dibutuhkan untuk membuat nama.

Kemudian, guru memberi instruksi untuk menghilangkan huruf vokal dari setiap nama yang telah dibuat.

Lalu meminta siswa menghitung berapa sisa korek api yang ada pada namanya, dan mencatatnya kembali di buku tulis.

Dengan demikian, siswa berhasil membuat sebuah soal matematika untuk dirinya sendiri. Yaitu, berapa banyak korek api yang terbuang saat mereka menghilangkan huruf vokal dari nama mereka masing-masing?

Siswa yang bisa membuat nama dengan benar dan mengerjakan soal dengan baik akan mendapatkan reward kembali.

 

Permainan korek api Matematika sangatlah menyenangkan, tidak hanya melatih kognitif siswa, namun juga dapat melatih motorik halus. Membangun inisiatif, ketelitian, dan merangsang iklim kompetisi yang baik di antara siswa Homeschooling Alam.

 

(Rani Puspitasari, S.Pd/Guru Homeschooling Alam)

Komentar via Facebook

Kembali ke atas

Pencarian



semua download

Download

Polling

Darimana anda mengetahui website ini?
Spanduk
Media televisi
Media cetak
Mencari di Internet
Teman
Keluarga

Lihat

Statistik Pengunjung

046970

Pengunjung hari ini : 39
Total pengunjung : 46970

Hits hari ini : 142
Total hits : 173299

Pengunjung Online : 2